Semangat kaderisasi kembali bergelora di Desa Bantrung. Selama dua hari, Sabtu–Ahad (27–28 Juni 2026), puluhan pelajar mengikuti Masa Kesetiaan Anggota Bantrung Bersama (MAKBAMA) 2026 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting (PR) IPNU dan IPPNU Desa Bantrung di MI Roudhotul Hidayah, Bantrung Sendang RT 08 RW 02.
Mengusung tema “Local Pride, Global Mind: Kaderisasi di Era High-Tech”, kegiatan ini menjadi ikhtiar untuk melahirkan generasi pelajar Nahdlatul Ulama yang tetap berpijak pada nilai-nilai lokal dan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah, namun memiliki wawasan global serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era digital.
MAKBAMA tahun ini hadir dengan wajah yang berbeda. Tidak hanya menjadi agenda kaderisasi rutin, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara dua kepengurusan, yakni PR IPNU IPPNU Desa Bantrung dan PK IPNU IPPNU MTs Amal Muslimin Bantrung. Sebanyak 26 peserta dari unsur desa dan madrasah dipertemukan dalam satu ruang pembelajaran, kebersamaan, dan penguatan karakter.
Sejak pembukaan hingga penutupan, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang tidak hanya memperkuat aspek intelektual, tetapi juga membangun mental, spiritual, dan solidaritas sebagai sesama kader. Suasana belajar yang komunikatif membuat setiap sesi berlangsung dinamis dengan diskusi aktif antara pemateri dan peserta.
Berbagai materi dasar keorganisasian disampaikan oleh para narasumber yang berpengalaman. Mulai dari materi Ahlussunnah wal Jamaah oleh Kiai Khotibul Umam, Lc., M.Pd., Ke-NU-an dan Tradisi Amaliyah NU oleh Kholisatun Nihayah, S.Pd., Keorganisasian oleh Muhammadun Bashor, IPNU-IPPNU oleh Izzatun Nada, Kepemimpinan oleh Muhammad Nailul Muna, S.P., Keindonesiaan oleh KH. Ahmad Nurul Huda, S.Ag., M.Pd., hingga Studi Gender yang disampaikan Vita Fauziyah, S.Pd.
Seluruh proses kaderisasi dikawal langsung oleh instruktur dari Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kabupaten Jepara, Ubaidillah Ali, yang didampingi dua alumni Sekolah Kader Dasar (SKD) Batealit, Akbar dan Vanessa Angel Renata. Kehadiran tim instruktur memastikan setiap tahapan kaderisasi berjalan sesuai mekanisme organisasi sekaligus memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh peserta.
Namun, MAKBAMA bukan sekadar ruang menerima materi. Sabtu malam menjadi salah satu momen yang paling dinanti melalui penyelenggaraan Pentas Seni. Aula kegiatan berubah menjadi panggung kreativitas yang penuh gelak tawa, tepuk tangan, dan semangat kebersamaan.
Satu per satu peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka. Ada yang melantunkan shalawat dengan penuh kekhusyukan, menyanyikan lagu-lagu penyemangat, menampilkan tari, drama musikal, puisi bersambung, hingga pertunjukan teater yang mengundang antusiasme seluruh peserta. Malam keakraban itu menjadi bukti bahwa kaderisasi dapat berlangsung secara serius tanpa kehilangan suasana yang menyenangkan.
“Kegiatan MAKBAMA ini dieksekusi dengan sangat seru,” ungkap Amelina Silvia Wulandari, salah satu peserta yang mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama mengikuti kegiatan.
Puncak acara berlangsung pada prosesi penutupan. Suasana haru dan bangga menyelimuti ruangan ketika panitia mengumumkan peserta terbaik. Berdasarkan penilaian terhadap kedisiplinan, keaktifan, kepemimpinan, dan sikap selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, Jovanka Adi Nugraha dinobatkan sebagai Peserta Terbaik dari unsur IPNU. Sementara dari unsur IPPNU, penghargaan tersebut diraih oleh Fauziyah Milada Salma.
Lebih dari sekadar agenda tahunan, MAKBAMA 2026 menjadi ruang pembentukan karakter bagi kader-kader muda Nahdlatul Ulama. Di tengah derasnya arus digitalisasi dan perubahan zaman, kaderisasi menjadi fondasi penting untuk melahirkan generasi pelajar yang berilmu, berakhlak, mampu menjaga tradisi, sekaligus memiliki daya saing di tingkat global.
Dengan berakhirnya MAKBAMA 2026, perjalanan para peserta sebagai kader IPNU dan IPPNU baru saja dimulai. Mereka kini membawa semangat baru untuk terus belajar, mengabdi, dan berproses, menjadi generasi yang tidak hanya bangga terhadap akar budayanya, tetapi juga siap menjawab tantangan masa depan dengan ilmu, integritas, dan inovasi.

