Artikel

0680db5f 62fe 4db8 8184 16dd8d1bf54a

Membela “Islam Anda” dalam Menolak Tirani Intelektual atas Ritual Rakyat

Kontributor : Muarrikh al Hakim (Nahdliyyin Malang) Baru-baru ini, muncul sebuah kritik yang mempertanyakan relevansi seremonial Nuzulul Qur’an dengan dalih beban ekonomi dan distorsi makna Iqra’. Penulisnya mengusulkan agar energi umat dialihkan sepenuhnya pada aksi sosial yang “nyata”. Sekilas, argumen ini terdengar sangat humanistis. Jika ditelaah ulang, kita akan menemukan sebuah pernyataan yang berisiko mengganggu […]

Membela “Islam Anda” dalam Menolak Tirani Intelektual atas Ritual Rakyat Read More »

screenshot

Diam, Berbenah, dan Membuktikan

Dalam kehidupan sosial, manusia sering kali dihadapkan pada realitas yang tidak selalu adil. Penilaian orang lain terhadap diri kita sering muncul begitu cepat, bahkan hanya dari satu potongan kecil perilaku atau keadaan. Ada sebuah nasihat yang sering terdengar: “jangan pernah memperlihatkan kelemahan kepada orang lain, meskipun hal itu dianggap kecil, jika kamu tidak mampu menerima

Diam, Berbenah, dan Membuktikan Read More »

4b840599 4b0e 447f b9f8 07f73ff55f91

Syiah Iran dan Resonansinya Hingga Jepara

Kontributor : Rifka Nafilatun Nafichah (Direktur Lembaga Pers PC IPPNU Jepara) Di tengah ramainya percaturan konflik dunia yang mempertemukan Iran dengan Israel dan Amerika Serikat beserta sekutunya, satu hal yang menarik untuk diperhatikan adalah ketahanan Iran yang tampak tidak mudah runtuh. Sampai hari ini Iran belum juga lumpuh. Bahkan berbagai pernyataan dari elite militernya menunjukkan

Syiah Iran dan Resonansinya Hingga Jepara Read More »

sosialisme 1

Sisi Gelap Acara Seremonial Berbalut Barokah

Kontributor : Tsaqib M.N. (pena) – Donorojo Jepara(tsaqieebb_najm_) Dua hari berselang setelah kita melewati peringatan Nuzulul Qur’an yang dipenuhi acara seremonial, tiba-tiba terbesit sebuah pertanyaan di pikiran saya: Mengapa kita harus merayakan Nuzulul Qur’an dengan kemasan seremonial? Apakah ada perintah khusus atau ada alasan kuat yang mendukung hal ini terus dilestarikan hingga sekarang? Menurut saya,

Sisi Gelap Acara Seremonial Berbalut Barokah Read More »

img 7405

Semangat Melawan Kemiskinan dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu

Kontributor : Muhammad Novan Heromando, Lembaga Pers PC IPNU Jepara. Kemiskinan sering kali tidak hanya hadir sebagai persoalan ekonomi, tetapi juga sebagai kenyataan sosial yang diwariskan dari generasi ke generasi. Banyak orang lahir dalam keterbatasan yang bukan mereka pilih, lalu harus berjuang keras untuk keluar dari lingkaran tersebut. Dalam situasi seperti itu, harapan dan semangat

Semangat Melawan Kemiskinan dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu Read More »

8444796d e336 4b09 9a4f c78191484568

Dilema Keaktifan Anggota di Tengah Kesibukan: Antara Komitmen dan Realitas

Oleh : M. Shofa KhamdaniPR IPNU Ds. Sidigede, Welahan, Jepara Keaktifan anggota dalam organisasi pelajar dan kepemudaan kerap dijadikan indikator utama loyalitas dan komitmen. Semakin sering seseorang hadir dalam forum atau kegiatan, semakin kuat pula ia dianggap memiliki dedikasi. Pola pikir semacam ini membentuk standar yang tidak tertulis dalam tubuh organisasi. Namun, persoalannya tidak sesederhana

Dilema Keaktifan Anggota di Tengah Kesibukan: Antara Komitmen dan Realitas Read More »

86d203b1 be11 4c3b af4a c66f65bbdee3

Generasi Instan dan Erosi Nalar

Oleh : M. Nahjus ShofaDesa Bandungharjo, Donorojo, JeparaMahasiswa S2 STAI Al Hikmah Jakarta Generasi instan merupakan suatu istilah untuk menggambarkan suatu kelompok generasi yang hidup dan tumbuh didalam perkembangan serta kemajuan digitalisai yang terbiasa dengan segala sesuatu yang serba cepat, praktis dan instan , pola ini terbentuk karena semenjak kecil generasi ini sudah dikenalkan dengan

Generasi Instan dan Erosi Nalar Read More »

img 7216

Refleksi Harlah 71 Tahun IPPNU, Perempuan Bergerak di Tengah Ketimpangan dan Harapan

Tujuh puluh satu tahun bukanlah usia yang singkat bagi sebuah organisasi pelajar perempuan nahdlatul ulama. Ia adalah rentang waktu panjang yang memuat sejarah, perjuangan, dan pergulatan gagasan. Di usia ke-71 ini, IPPNU tidak hanya cuma merayakan angka, tetapi semestinya menimbang kembali, sudah sejauh mana gerak perempuan menemukan ruangnya di negeri yang masih menyisakan banyak ketimpangan?

Refleksi Harlah 71 Tahun IPPNU, Perempuan Bergerak di Tengah Ketimpangan dan Harapan Read More »

img 7172

Terbentur-Terbentur-Terbentur, Terbentuk

Pada dasarnya Ada fase dalam hidup ketika kita merasa seperti batu yang terus dihantam ombak. Tidak sekali, tidak dua kali, tetapi berkali-kali. Kita terbentur oleh harapan yang tak tercapai, oleh keadaan yang tak bisa ditawar, oleh manusia yang tak selalu setia. Pada titik itu, kita sering bertanya. mengapa harus sekeras ini? Mengapa jalan menuju “menjadi”

Terbentur-Terbentur-Terbentur, Terbentuk Read More »

img 7147

Cagar Rasa

Oleh Febrian Reinaldi(PK IPNU MA Amtsilati) Didalam cagar rasaHutan rimba mengurung anggapanWacana dan harapan yang tertinggalTerkubur dengan resahDalam terjalnya jurang ketakutanTerkutukBahkan sebelum diciptakan Sebuah harapan dan mimpiAkan terus terkubur dan tertinggalMenciptakan entitas kesedihanDan parasite pesimis Tak salah bagi semua insan tuk memulaiMengais harapan yang ia kuburBegitu lama hingga lapuk dimakan masaMengukir garis mimpiHingga tercipta hadiahUntuk

Cagar Rasa Read More »