Latihan Kepemimpinan Pelajar (LKP) IPNU IPPNU FKPK Kabupaten Jepara kembali digelar sebagai ruang belajar bersama bagi pelajar madrasah. Kegiatan yang difasilitasi oleh PC IPNU IPPNU Jepara ini diikuti 80 pimpinan komisariat dari berbagai MA se-wilayah Jepara.
Selama tiga hari, 23 sampai 25 Desember 2025, peserta berkumpul di MA Tasywiqul Banat Robayan Kalinyamatan. Mereka tidak hanya mengikuti acara seremonial, tetapi menjalani proses kaderisasi. Mulai dari materi keorganisasian, kepemimpinan pelajar, penguatan nilai Aswaja, hingga latihan komunikasi organisasi.
Suasana kegiatan dibuat seperti kehidupan organisasi sehari-hari. Peserta belajar membuka sidang, menyusun keputusan, bekerja dalam kelompok, dan mengelola perbedaan pendapat. Diskusi berlangsung hingga malam hari. Tidak sedikit yang baru pertama kali merasakan forum resmi dengan aturan berbicara yang tertib.
Salah satu rangkaian yang menarik adalah sesi praktik public speaking yang difasilitasi oleh Rekanita Rifka Nafilatun Nafichah, S.A.P.
Pada sesi ini peserta diajak memahami bahwa kepemimpinan tidak selalu dimulai dari jabatan. Ia sering dimulai dari keberanian menyampaikan pikiran dengan baik. Banyak pelajar aktif organisasi, namun masih canggung saat harus membuka rapat atau berbicara di depan forum.
Materi disampaikan sederhana. Peserta belajar menyusun pembicaraan dari pembuka, isi, dan penutup. Mereka juga dilatih menjaga sikap, intonasi, serta adab saat berbicara di hadapan orang lain.
Pada sesi praktik ini terdapat 3 perwakilan peserta yang maju untuk berorasi dan menyampaikan pendapat. Satu diantaranya adalah peserta dari MA Amsilati Bangsri yang membawakan tema tentang Khusnudzon kepada Allah.
Di akhir sesi, fasilitator mengaku terkesan dengan perkembangan peserta.
“Adik-adik cepat menangkap arahan. Banyak yang awalnya ragu, tapi berani mencoba dan langsung berkembang. Jiwa kepemimpinannya sebenarnya sudah ada, tinggal diarahkan,” ujar Rifka.
Ia menilai ditempatkannya public speaking di bagian akhir kegiatan menjadi tanda proses kaderisasi berjalan baik. Peserta tidak hanya memahami materi, tetapi mulai mampu menyampaikannya.
“Ketika mereka sudah berani bicara dan bisa memimpin forum, itu pertanda LKP berhasil menumbuhkan calon pemimpin. Semoga nanti kembali ke komisariat masing-masing membawa keberanian dan tanggung jawab,” tambahnya.
LKP berhasil memberi pengalaman kegiatan dan melatih keberanian yang terarah. Dari forum kecil itulah kader belajar memimpin dengan taktik dan mampu berbicara dengan adab untuk membawa manfaat bagi ummat.

Bangun Generasi yang Religius: PAC IPNU IPPNU Kalinyamatan Sukses Gelar Pesantren Ramadhan 2026 di SMPN 1 Kalinyamatan
Kontributor: M. Fatkhur Rifqi Kegiatan Pesantren Ramadhan 2026 yang diselenggarakan oleh PAC IPNU IPPNU Kalinyamatan bekerja sama dengan SMPN 1
